Rangkuman Satu Tahun Ini

 Januari menceritakan

Ada yang kehilangan di tengah menemukan

Ada yang menemukan di tengah kehilangan


Februari menyadari

Bahwa di zaman yang haus akan pengakuan ini

Menyederhanakan diri adalah hal yang sangat sulit


Maret mengetahui

Bahwa kita masih sangat rumit

Untuk sekadar menuntaskan rasa sakit


April penuh khawatir

Kabar-kabar buruk perihal kehilangan

Jadi topik utama dalam setiap percakapan


Mei bertumbuh

Satu orang hadir layaknya penyembuh

Apa-apa yang patah sudah tak jadi masalah

Karena ia sebaik-baiknya obat pereda gelisah


Juni di basuh hujan

Namun bukan yang paling tabah

Seperti puisi karya pak sapardi


Bagiku.

Hujan di bulan ini keras dan menggerutu


Juli kembali seperti semula

Yang dikira selalu menemani

Akhirnya seperti semula

Sendiri-sendiri


Agustus penuh perayaan

Ada yang merayakan kemerdekaan

Ada yang merayakan ketidakberdayaan

Dan ada yang tidak merayakan apa-apa


September penuh dekap

Semoga tak lelah menghadap

Semoga tak usai mengharap


Oktober menuju akhir

Menyadari bahwa yang hadir

Tak selalu menjadi titik akhir


November banyak pertanyaan

Karena sudah mulai menimbang

Atas apa-apa yang masih dirasa kurang


Desember menjadi perayaan 

Paling suka dan luka


Sebab menyadari bahwa

Dunia berputar diarah yang sama

Namun dengan perasaan yang berbeda-beda.


No comments:

Powered by Blogger.