Kabar Penyair

Puisi-puisi sudah mati
Tak ada yang perlu kau tulis lagi

Terlalu angkuh soal isi
Katanya begini, harusnya begitu
Katanya begitu, harusnya begini
Padahal baca saja yang kau yakini

Bagaimana kabar penyair ?
Mengisi perut dengan puisi
Memakan jutaan aksara dalam diri
Walau tak kunjung juga terbeli nasi

Tetap berdiri dan berpuisi
Walau badan kurus sengsara diri

Suarakan perbedaan lewat tulisan
Hingga abadi lintas zaman

Bagaimana kabar penyair ?
Ia tanpa kabar karena kelaparan

Puisi-puisi sudah mati
Tak perlu kau mengerti
Biar aku dan Tuhan
yang tahu soal isi dari puisi

No comments:

Powered by Blogger.