Hari Yang Kurang Baik
Akan ada hari dimana pikiranmu terdengar ramai dan hatimu tak lagi damai
dan kau tak tahu mengapa itu terjadi.
Akan ada hari dimana orang-orang yang baik terhadapmu seakan tak lagi sama
dan kau tak tahu mengapa semuanya berbeda.
Akan ada hari dimana langit terlukis indah membiru sedangkan hatimu tergores oleh sendu
dan kau tak benar-benar tahu soal itu.
Akan ada hari dimana orang-orang yang tersayang pergi meninggalkan; beberapa menghilang, beberapa yang lainnya pergi ke liang
dan kau takut jika itu terjadi.
Akan ada hari dimana kau merasa sendirian, entah dalam keramaian atau sengaja mengurung diri dalam kamar dan memalingkan wajah pada semesta
dan kau tak tau mengapa kau merasa sangat ingin melakukannya.
Akan ada hari dimana senyummu tak lagi berseri, sedihmu tak lagi tertahan
dan kau tahu itu sangat tidak mengenakan.
Akan ada hari dimana kau merasa kosong meski pelukan yang tersayang tak pernah melepas
dan kau tak pernah tahu mengapa itu terjadi.
Akan ada hari dimana kau mulai merenung soal kematian, kau ketakutan, kau merasakan kesedihan, kau merasakan kehilangan, kau merasakan pedih yang sebelumnya tak pernah kau bayangkan akan hadir di hari-harimu yang begitu penuh keceriaan.
Tapi ini berbeda, dan kau tak tahu mengapa ini terjadi.
Akan ada hari dimana kau kehilangan arti bahagia, dan kau tak lagi mencarinya
Karena kau tahu yang diperlukan saat ini adalah tetap merasa baik-baik saja.
Bukan tak bersyukur, bukan karena jauh dariNya.
Hanya saja kau merasa ada sesuatu yang hilang atau entah ada sesuatu yang berbeda.
Dan kau tak tahu soal itu
Dan soal hari-hari itu
hari ini, aku merasakannya.



No comments: