Belum Tidur
Kau tau apa yang sering aku lakukan di malam hari ?
Jawabanya sangat sederhana, yaitu berpikir.
Dan dari berpikir inilah yang kemudian akan terpecah menjadi bagian-bagian yang rumit.
Benang merah berpikir tentang masa depan, benang kuning berpikir tentang hari esok
Benang hitam berpikir tentang segala hal yang masih kekurangan dan ratusan benang-benang lainnya yang kemudian bertabrakan, menjadi kusut dan menimbulkan sakit yang pelik.
Aku masih ingat bagaimana malam saat itu berhasil menarik dan menyelimutiku dengan gelapnya yang pekat.
Kejadian-kejadian yang tak mungkin akan ada seseorang berdoa agar hal tersebut terjadi padanya selalu saja memutari dan meracuni seisi kepalaku, sakit sekali rasanya saat semua hal tersebut teringat dengan jelas lagi setelah sekian lamanya terlupakan.
Dan di malam ini semua hal sederhana rasanya kini kian menjadi rumit, sakit-sakit yang belum menjadi sehat kini semakin tertumpuk dengan sakit-sakit yang baru, semakin dalam, mungkin esok lusa akan berkarat, mungkin juga sekarat.
Seorang kawan pernah berkata, bahwa malam adalah waktu yang tepat untuk merenung dan siang adalah waktu yang tepat untuk kembali tersenyum.
Barangkali maksudnya, malam hari adalah waktu dimana setiap dari kita mampu untuk lebih jujur, mengakui kelemahan juga kesedihan yang seringkali kita sembunyikan pada banyak orang dan siang adalah waktu dimana senyuman dan bahagia menjadi standar nyata yang harus selalu di pasang sebagai topeng, demi sebuah kepalsuan dengan memastikan bahwa setiap orang harus selalu merasa baik-baik saja
Dan diantara segala kerumitan yang terjadi di banyak malam, tidur adalah sebuah jawaban.
Percayakan saja pada gelap ketika matamu mulai terlelap bahwa ia akan memeluk dan mendekapmu menuju pagi yang dingin namun hangat dalam perasaaanmu.
Dan malam ini, kenanglah segala rasa sakit, lalu cobalah untuk maafkan segala hal yang masih terdengar pelik. Sederhanakanlah sedikit-sedikit.
Matamu sudah terlalu sembap
Kantukmu bahkan sudah sangat menguap
Lalu kenapa kamu masih belum tidur ?



No comments: