Surat Yang Tak Pernah Sampai Di Beranda Rumahmu
Sepertinya begitu, jatuh cinta kepadamu hanya akan menimbulkan patah hati yang tak berkesudahan. Sayangnya hatiku keras kepala, begitu juga dengan pikiranku; Ia selalu saja berusaha untuk menjadikanmu yang utama.
Maka, Apabila suatu hari nanti sang waktu mengizinkan aku untuk berada di sebelahmu, takkan aku biarkan ia berlari-lari seperti biasanya, akan aku buat ia berjalan lebih lambat dari sebelumnya; Semoga saja aku mempunyai kesempatan untuk itu. Tentunya agar kita bisa berbicara lebih lama, meskipun akan lebih banyak hening yang menyertai kita, aku harap kamu tidak melewatkan satu hal : Menatap mataku.
Tanpa perlu banyak bicara, kamu akan selalu tahu. Bagaimana binar mata dari mereka yang sedang jatuh cinta.
Sebab, mata tak pernah bisa berbohong.
Sepertinya begitu, jatuh cinta kepadamu hanya akan berakhir pada cerita yang lambat laun akan segera berkesudahan, dan aku tak akan pernah tahu ingatan tentangmu akan hilang pada hari apa. Tanggal merah sekalipun sama saja seperti hari biasanya; Selalu ada berbagai macam alasan untuk mengingatkanku padamu.
Maka, Apabila suatu hari nanti sang waktu tak mengizinkan aku untuk berada di sebelahmu, akan aku biarkan sang waktu berlari-lari seperti biasanya. Kamu juga boleh berlari untuk membuat jarak dengan tempat dimana aku berada. Kamu perlu bahagia, aku juga perlu belajar mengikhlaskan. Tentunya saat itu akan banyak sekali pertanyaan-pertanyaan tentangmu, banyak juga pertanyaan yang tak akan terjawab dan aku harap kita tak akan pernah lupa tentang satu hal : Doa
Tanpa perlu banyak bicara, kita akan selalu tahu bahwa doa akan selalu sampai pada satu alamat dengan tepat dan selamat.
Dan semoga saja doa-doaku cukup untuk memelukmu di kejauhan, biarlah ia menjadi sebaik-baiknya penjaga.
Sepertinya begitu, surat ini tak akan pernah sampai di beranda rumahmu. Sebab aku tak pernah membagikannya dimana pun, kecuali disini. Kamu juga tak pernah berusaha untuk menemukan bagian lain dari diriku bukan?
Maka apabila suatu hari nanti sang waktu mengizinkanmu untuk membaca surat ini. Ketahuilah, bahwa semua ini tidak terjadi secara tiba tiba, ada serangkaian peristiwa dan doa-doa yang telah disemogakan sejak lama.
Maka, Apabila suatu hari nanti sang waktu mengizinkan aku untuk berada di sebelahmu, takkan aku biarkan ia berlari-lari seperti biasanya, akan aku buat ia berjalan lebih lambat dari sebelumnya; Semoga saja aku mempunyai kesempatan untuk itu. Tentunya agar kita bisa berbicara lebih lama, meskipun akan lebih banyak hening yang menyertai kita, aku harap kamu tidak melewatkan satu hal : Menatap mataku.
Tanpa perlu banyak bicara, kamu akan selalu tahu. Bagaimana binar mata dari mereka yang sedang jatuh cinta.
Sebab, mata tak pernah bisa berbohong.
Sepertinya begitu, jatuh cinta kepadamu hanya akan berakhir pada cerita yang lambat laun akan segera berkesudahan, dan aku tak akan pernah tahu ingatan tentangmu akan hilang pada hari apa. Tanggal merah sekalipun sama saja seperti hari biasanya; Selalu ada berbagai macam alasan untuk mengingatkanku padamu.
Maka, Apabila suatu hari nanti sang waktu tak mengizinkan aku untuk berada di sebelahmu, akan aku biarkan sang waktu berlari-lari seperti biasanya. Kamu juga boleh berlari untuk membuat jarak dengan tempat dimana aku berada. Kamu perlu bahagia, aku juga perlu belajar mengikhlaskan. Tentunya saat itu akan banyak sekali pertanyaan-pertanyaan tentangmu, banyak juga pertanyaan yang tak akan terjawab dan aku harap kita tak akan pernah lupa tentang satu hal : Doa
Tanpa perlu banyak bicara, kita akan selalu tahu bahwa doa akan selalu sampai pada satu alamat dengan tepat dan selamat.
Dan semoga saja doa-doaku cukup untuk memelukmu di kejauhan, biarlah ia menjadi sebaik-baiknya penjaga.
Sepertinya begitu, surat ini tak akan pernah sampai di beranda rumahmu. Sebab aku tak pernah membagikannya dimana pun, kecuali disini. Kamu juga tak pernah berusaha untuk menemukan bagian lain dari diriku bukan?
Maka apabila suatu hari nanti sang waktu mengizinkanmu untuk membaca surat ini. Ketahuilah, bahwa semua ini tidak terjadi secara tiba tiba, ada serangkaian peristiwa dan doa-doa yang telah disemogakan sejak lama.


No comments: