Hujan Di Langit Selatan
Gerimis sudah jadi nyanyian
Mengalunkan nada indah ditemani awan-awan
Kesunyian sudah jadi sabda
Sabda kini jadi aku
Dipeluk angin
Digenggam angan
Gerimis sudah jadi sabda
Mengalirlah aku menjadi kata-kata
Keluh kesahmu sebagai manusia
Doa-doamu di ujung malam pukul dua
Deras mengalir
Membanjiri sisa-sisa dari takdir
Hujan di langit selatan
Sudah jadi nyanyian
Diterka badai di bawah stasiun malam
Di tempat ini, hujan tak mengenal musim
Ia jatuh sendiri dan berserakan seperti angin
Angin memeluk
Angan menggenggam
Aku sudah tak mau lagi jadi hujan
Di langit arah selatan
Mengalunkan nada indah ditemani awan-awan
Kesunyian sudah jadi sabda
Sabda kini jadi aku
Dipeluk angin
Digenggam angan
Gerimis sudah jadi sabda
Mengalirlah aku menjadi kata-kata
Keluh kesahmu sebagai manusia
Doa-doamu di ujung malam pukul dua
Deras mengalir
Membanjiri sisa-sisa dari takdir
Hujan di langit selatan
Sudah jadi nyanyian
Diterka badai di bawah stasiun malam
Di tempat ini, hujan tak mengenal musim
Ia jatuh sendiri dan berserakan seperti angin
Angin memeluk
Angan menggenggam
Aku sudah tak mau lagi jadi hujan
Di langit arah selatan


No comments: